Panen kentang

Iseng-iseng umi melihat pot yang berisi pohon kentang. Dulu iseng juga ada buah kentang yang udah kelamaan tumbuh tunas di sekelilingnya. Sekalian ingin mengajarkan Khansa dan Laskar untuk menanam tumbuhan dan proses tumbuh kembang tanaman. Akhirnya kami memutuskan untuk menanam kentang tersebut di pot besar dan kami letakan di belakang rumah.

Teringat awal masuk musim semi kentang itu ditanam oleh Khansa. Sengaja Khansa yang menanam kentang itu. Dia mengeruk tanah dalam-dalam kemudian baru memasukan kentang tersebut kedalam tanah dan menguburkannya kembali. Tidak berapa lama kentang itu mulai keluar tunasnya dari tanah. Kemudian abi membelikan Khansa ketel untuk menyiram tanaman kecil, sebenarnya itu hanya mainan tapi bagus untuk melatih anak kecil menyiram tanaman. Dan setiap hari Khansa dan Laskar menyiram pohon kentang itu. Malah mereka kadang-kadang senang sekali karena bisa main air (dasar anak-anak). Namun juga Laskar terkadang menyiramnya dengan air berulang-ulang hingga pohon kentang itu tenggelam air. kalau sudah begitu umi yang mulai cuap-cuap dengan jurus nasehatnya. Semoga cuap-cuap umi didengar oleh Khansa dan Laskar sehingga bisa menjadi pelajaran bagi mereka berdua kelak dalam bercocok tanam.:)

Dan kemarin sore, Alhamdulillah kami pun bisa panen kentang dari pohon kentang dibelakang rumah kami. meski cuma dari satu kentang, namun ternyata menghasilkan banyak sekali kentang. Ehm, karena masih amatiran jadi kentang yang dihasilkan pun kecil-kecil. Tapi jadi lucu juga melihat kentang kecil2 ini. Beberapa masih kami sisakan di pot dan tidak kami petik semua. Entah masih berapa kentang lagi yang tersisa, karena setiap kali kami mengeruk tanah kami menemukan kentang. Jadi kami memutuskan untuk membiarkannya seraya berharap kentang itu bakalan tumbuh besar. Kebetulan pohon kentangnya pun masih tumbuh. Setelahnya kentangnya dimasak resep favorite keluarga. Bisa perkedel, kentang oseng-oseng juga enak, tapi yang terakhir kemarin itu hasil dari panen kentang di rumah kami masak sop khas indonesia. Lumayan juga rasa kentangnya, ehm fress dari kebun sendiri:)

Alhamdulillah. kata Khansa, “Yo, kita nanam kentang lagi!”

artikel dari : catatan sekolah khanza

About these ads

Leave a comment

Filed under experience

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s