Respecting Feeling

Dari sebuah artikel tentang pengasuhan, saya dapatkan sebuah keterampilan membangun empati (kemampuan untuk memikirkan dan merasakan orang lain sebagaimana orang lain tersebut memikirkan dan merasakannya) yang disebut dengan RESPECTING FEELINGS. Tahapan-tahapannya sebagai berikut :

  1. Amati dan dengarkan anak Anda
    Berikan perhatian terhadap anak-anak, tindakan-tindakannya, kata-kata dan bahasa tubuhnya. Amati wajah anak dan dengarkan suara dari bahasa tersebut. Tindakan-tindakannya mungkin mengatakan kepada Anda lebih banyak daripada kata-kata tentang bagaimana anak Anda merasakan sesuatu. Temukan petunjuk-petunjuk yang mengatakan kepada Anda apa yang sedang dirasakannya.
  2. Pikirkan sebuah kata yang menggambarkan apa yang mungkin anak Anda rasakan
    RESPECTING FEELINGS adalah belajar memberi nama perasaan-perasaan yang dialami, mengenali emosi-emosi (malu, tidak bahagia, atau kesepian) yang tersembunyi dibalik kemarahan atau frustasi.
  3. Pikirkan tentang kemungkinan mengapa anak Anda berperasaan demikian
    Menemukan mengapa anak-anak memiliki perasaan-perasaan tertentu menuntut kerja penyelidikan.
  4. Periksalah pikiran Anda kepada anak Anda
    Anda dapat menggunakan kata-kata untuk menunjukkan bahwa Anda memahaminya (misal:“Saya paham betapa marahnya kamu saat ini”) atau mendapatkan persetujuan. Jangan berharap bahwa setiap tebakan perasaan yang Anda lakukan benar setiap saat. Kadang-kadang seorang anak akan begitu kecewa dimana tidak ada satupun yang Anda katakan akan benar atau membantunya. Pada saat-saat seperti itu yang dibutuhkan adalah berada di sisinya untuk mendengarkan. Duduk bersama anak atau memberinya pelukan atau menepuk punggungnya mengkomunikasikan bahwa Anda sangat memperhatikan mereka. Dukungan sunyi seperti ini merupakan sebuah tahapan penting dalam proses-proses membangun sebuah hubungan, memahami sebuah permasalahan, atau menemukan apa yang perlu dilakukan di masa mendatang.

Semoga kita sebagai orang tua cepat tanggap dengan perasaan-perasaan anak kita. Semoga bermanfaat. (Ibu yang masih belajar memahami perasaan anak-anaknya)

artikel dari : ilmarifat blog

Leave a comment

Filed under artikel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s