Rekreasi untuk si kecil tanpa mengeluarkan uang

Sore hari kalau ada waktu luang, Buncil suka mengajak Syasya dan Salim ke sungai di pinggir jalan. Meskipun bukan sungai yang indah seperti di desa-desa. Tapi di pinggir sungai yang dekat rumah Buncil kebetulan masih agak bagus view nya. Ada beberapa pohon pisang, pohon singkong, dan rumput-rumput.
Bukan tanpa alasan Buncil mengajak ke sana. Di samping ingin mencari hiburan gratis, juga ingin mendekatkan anak dengan alam. Karena si Salim hobinya ke Timezone mulu. Dikit-dikit ke Timezone.

“Ayooo siapa yang mau ikut ke sungaiiii? Liat ikan sama perahu yuuuk” ajakku semangat. Kebetulan ada perahu terdampar di sana.

Biasanya mereka langsung mengangguk penuh antusias.

Sesampainya di sana kadang Syasya agak takut juga karena ortunya tidak biasa mengajaknya ke sana. Beda dengan Salim yang uda kayak mau nyebur aja ke sungai.

Nah, di situ Buncil bisa mengajarkan banyak hal. Tentang buah pisang yang masih mentah, tentang ikan, tentang sungai yang banyak sampah, tentang rumput-rumputan, tentang serangga-serangga yang ada di situ, dll.

Nah, suatu hari gantian Buncil ajak Rara ke sana. Awalnya dia bersemangat. Tapi pas uda mau mendekati sungai, wajahnya benar-benar ketakutan dan tidak suka. Dia minta pulang.
Tapi buncil berusaha meyakinkan bahwa sungai tidak menakutkan.

“Kenapa? Rara gak suka?” tanya buncil

“Iya ayo pulang aja” ucapnya merengek

waktu buncil ajak lebih dekat ke sungai, Rara uda mau kabur aja. Langsung Buncil gendong dan…

“Itu liat.. Ada perahu. Lho perahunya tenggelam kemasukan air. Perahunya siapa ya?”

Rara melihat tapi dengan setengah hati. Tetap pengen pulang.

“Lho itu liat, ada tas warna merah. Siapa ya yang buang sembarangan ya?”

Rara melihat dengan setengah hati juga sambil tetap merengek.

“Iya, iya, uda kok. Ayo pulang”

Buncil tidak kaget kenapa Rara bersikap seperti itu. Karena ortunya tidak MEMBIASAKANNYA. Yang Buncil tau, Rara lebih sering diajak ke Mall. Paling antusias kalau diajak mengobrol tentang Mall. Hmm..

Suatu sore berikutnya, Buncil mencoba mengajak Rara ke sungai lagi. Dia keliatan tidak senang.

“Ayo ke sungai, sama Salim dan Syasya juga. Ayoo!”

akhirnya kita berempat ke sana

Dalam perjalanan, Buncil mencoba me-recall ingatan Rara yang uda 1 bulan sebelumnya Buncil ajak ke sungai.

“Di sungai ada apa yaaa?”

“Ada tas warna merah. Masih bagus dibuang ya” jawab Rara

Ternyata bocah berumur 3 tahun itu masih ingat.

“ehmm, ada apalagi ya?”

Salim dan Rara berebut menjawab, “perahu”

Alhamdulillah, kali ini Rara benar-benar menikmati bermain di pinggir sungai. Karena sekarang dia tahu bahwa setelah bermain di sungai tidak terjadi apa-apa.

Ada kekhawatiran juga ketika Buncil mengajak mereka ke sungai. Kadang Salim yang hiperaktif bisa bergerak tidak terkendali. Apalagi beberapa tahun silam pernah ada kejadian seorang anak TK meninggal karena hanyut di sungai. Mereka bermain tanpa pengawasan orang tuanya.

“Salim hati-hati ya. Kalau Salim jatuh, mbak gak bisa nolongin. Mbak gak bisa renang. Liat, sungainya dalam sekali. Salim tidak perlu terlalu ke tepi. Dari sini kita sudah bisa liat airnya kan?”

“Tapi abah ku lho bisa renang” ucap Salim

“Tapi abah kan lagi kerja. Jadi gak bisa nolong Salim. Pokoknya Salim. Syasya, Rara kalau pengen main di sungai, harus ajak mbak ya. Kalau uda besar baru berani deh ke sini sendirian.”

Biasanya Rara nyahutin “i yaa, aku kan masih kecil”

Dalam meyakinkan mereka agar tidak bermain di sungai sendirian, Buncil menghindari kalimat “tidak boleh main ke sini sendirian lho ya”
Tapi buncil berusaha meyakinkan mereka bahwa suatu hari jika mereka besar, boleh bermain sendiri tanpa perlu mengajak buncil.

Dan mereka bisa ngerti kok. Seperti kemarin sore, Salim ingin main ke sungai dia akan mengajak Buncil, “ayo ke sungai”

Jadi hilangkan kekhawatiran Anak Anda akan hanyut di sungai. Selama kita meluangkan waktu untuk mengawasi mereka, insyaALLAH akan tidak terjadi apa-apa dan bocah TK yang hanyut di sungai kebetulan kejadiannya juga di sungai itu..

Nah, ini foto perahunya yang terdampar hehe

Leave a comment

Filed under experience

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s