Pemikiran beberapa tokoh tentang Konsep Pendidikan Prasekolah (bagian 2)

C. PENGARUH TOKOH LAIN TERHADAP PENDIDIKAN MASA KINI

1. STANLEY HALL

  • Hall sangat mengeritik pendekatan yang dilakukan Froebel dengan kindergartennya dan ia menginginkan lebih menekankan pada bermain bebas dan ia lebih memperhatikan kesehatan jasmani dalam kindergarten yang tradisional. Ia bersama-sama muridnya mendorong para pendidik untuk lebih banyak belajar tentang anak dan psikologi yang merupakan acuan dasar dalam pengajaran.

2. J. McVICKER HUNT

  • Berdasarkan studi penelitian yang dilakukannya pada akhir 1950, paling tidak yang diukur sebagai intelegensi sifatnya tidak menetap, tetapi dapat dipengaruhi oleh pengalaman. Dengan penemuan tersebut mendorong para pendidik pada umumnya dan prasekolah khususnya untuk selalu melakukan program intervensi bagi anak-anak usia dini.
  • Program intervensi dirancang khususnya untuk anak yang berasal dari keluarga yang kurang beruntung. Misalnya anak-anak yang mengikuti progran intrevensi yang belum pernah melihat kebun binatang, maka dengan program tersebut dirancang suatu kunjungan ke kebun binatang terdekat.


3. BENJAMIN BLOOM

  • Penelitian yang dilakukan oleh benjamin bloom mengamati kecerdasan dalam rentang waktu tertentu. Dari studi tersebut ditemukan bahwa pengukuran kecerdasan anak pada usia 15 tahun merupakan hasil pengembangan dari anak usia dini
  • Bahwa anak dapat menguasai tugas-tugas yang dihadapkan kepada mereka disekolah, tetapi memang benar bahwa ada anak yang membuutuhkan waktu lebih lama dan bimbingan yang lebih intensif dibanding teman seusianya

4. JEROME BRUNER

  • Burner yakin bahwa mata pelajaran apa saja dapat diajarkan secara efektif pada anak-anak pada taraf perkembangan yang berada dalam berbagai tingkatan
  • Burner mengumukakan bahwa program intervensi adalah program yang dirancang untuk mengubah beberapa elemen dilingkungan tersebut
  • Burner percaya bahwa kunci untuk menjadi guru yang berhasil adalah bila ia memahami bagaimana memandang dunia dan kemudian menterjemahkan mata ajaran secara tepat sesuai dengan bagaimana anak memandang dunia pada saat tersebut

D. TOKOH-TOKOH MUTAKHIR DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK DI BARAT

1. CONSTANCE KAMII

  • Konsep autonomy merupakan tujuan dari semua bentuk pendidikan
  • Ia yakin bahwa anak-anak sebaiknya mengetahui apakah pekerjaan yang dilakukan benar atau salah tanpa tergantung orang dewasa.
  • Biasanya apabila orang dewasa menanyakan apakah jawaban aritmatika yang dibuat benar atau salah, anak dengan cepat menghapus jawaban yang telah ditulis tanpa pertimbangan lagi.
  • Kamii menginginkan agar para murid mengetahui bahwa jawabannya benar dan mengusahakan kebenaran dari jawabannya yang ditulis sendiri.

2. DAVID ELKIND

  • Anak-anak membutuhkan dukungan yang kuat untuk bermain dan kegiatan yang dipilih sendiri dengan tujuan untuk dapat bertahan dalam stress yang ada sekarang dalam lingkungan anak
  • Anak tidak dapat dipersiapkan untuk menghadapi sters dengan mengalami lebih dulu pada awal kehidupan mereka.
  • Akan jauh lebih sehat bagi anak-anak bila dalam kegiatan bermain dan dalam perkembangan anak tidak ada stres yang berarti.
  • Elkind percaya bahwa anak-anak yang mempunyai pengalaman seperti yang tersebut di atas akan lebih baik dipersiapkan untuk mengatasi stres dalam kehidupan masa dewasa kelak.

3. LILIAN KATZ

  • Lilian katz meneliti  beratkan pekerjaannya pada proses belajar mengjar.ia menjelaskan bahwa guru perlu memikirkan tenteng dampak pendidikan terhadap pengalaman anak
  • Sekolah bagi ketz merupakan tempat pemerolehan pengetahuan,sikap,ketrampilan dan watak
  • Pengenalan aktivitas yang bersifat akademis yang tidak tepat untuk anak-anak,kemungkinan akan merusak kemampuan belajar bidang yang lain,karena anak telah merasa tidak mampu seperti pengalaman yang lalu.katz menyebutnya  ketololan yang dipelajari yaitu suatu perasaan tidak mampu yang disebabkan diberikannya kegiatan yang tidak tepat(sesuai dengan kematangan anak

4. DAVID WEIKART

Metode pengajarannya menggunakan prinsip-prinsip sebagai berikut:

  • Memberikan lingkungan yang nyaman dan aman
  • Memberikan dukungan terhadap tingkah laku dan bahasa anak
  • Memberikan bantuan kepada anak dalam menentukan pilihan dan keputusan
  • Memberikan bantuan kepada anak untuk dapat menyelesaikan masalahnya sendiri dan melakukannya sendiri.

SUMBER: buku PENDIDIKAN ANAK PRASEKOLAH oleh DR. Soemiarti Patmonodewo. Penerbit Rineka Cipta

    Leave a comment

    Filed under pendidikan

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s